LABORATORIUM
UJI PROFISIENSI

Ingin memastikan proses analisis pupuk dan kinerja laboratorium Anda sudah sesuai dengan standar ISO/IEC 17043:2010?

Ayoo…  ikut serta dalam Uji Profisiensi Pupuk yang rutin diselenggarakan oleh Laboratorium PT Pupuk Sriwidjaja Palembang yang pastinya sudah teakreditasi dan tersertifikasi.

aal_3157-min

Apa itu Uji Profisiensi?

Adalah suatu cara untuk mengevaluasi kinerja laboratorium dalam melakukan pengujian atau pengukuran tertentu. Dalam konteks pupuk, laboratorium-laboratorium yang melakukan analisis kualitas pupuk akan diberikan sampel pupuk yang homogen dan stabil (dengan nilai yang dirahasiakan). Kemudian, setiap laboratorium peserta akan melakukan pengujian terhadap sampel tersebut menggunakan metode rutin yang mereka gunakan dan mengirimkan hasilnya kembali ke penyelenggara (dalam hal ini, Laboratorium Uji Profisiensi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang).

aal_3124-min

Tujuan utama dari Uji Profisiensi Pupuk adalah:

  • Mengevaluasi kinerja laboratorium peserta dalam melakukan pengujian pupuk.
  • Mengidentifikasi potensi masalah dalam metode pengujian, peralatan, atau personel laboratorium peserta.
  • Memberikan umpan balik yang konstruktif untuk perbaikan berkelanjutan.
  • Meningkatkan kepercayaan terhadap hasil pengujian laboratorium peserta.
  • Memenuhi persyaratan akreditasi laboratorium (ISO/IEC 17025) yang mensyaratkan partisipasi dalam uji profisiensi.
  • Memastikan kesesuaian dengan standar mutu pupuk.

Ruang Lingkup Parameter Pengujian

Program Uji Profisiensi Pupuk yang diselenggarakan oleh Laboratorium PT Pupuk Sriwidjaja Palembang mencakup berbagai parameter kualitas pupuk, termasuk:

  • Kadar Hara Makro (N, P, K)
  • Kadar Hara Mikro (B, Zn, Mn, Cu, Fe, Mo)
  • Parameter Fisik (Kadar Air, Ukuran Partikel, Kerapatan Bulk)
  • Parameter Kimia Lain (pH, Keasaman Bebas, S, Ca, Mg)
  • Parameter Kontaminan (Logam Berat, Clorida)

Layanan Laboratorium Uji Profisiensi PT Pupuk Sriwidjaja Palembang

  1. Penyelenggaraan Program Uji Profisiensi Pupuk secara Rutin: Merancang, menyiapkan sampel uji, mendistribusikan, mengumpulkan hasil, menganalisis data, dan menerbitkan laporan uji profisiensi untuk berbagai parameter kualitas pupuk.
  2. Penyediaan Sampel Uji Profisiensi yang Homogen dan Stabil: Memastikan sampel pupuk yang digunakan dalam program uji profisiensi memiliki karakteristik yang seragam dan tidak berubah selama periode pengujian.
  3. Analisis Statistik Data Hasil Uji Profisiensi: Mengolah data hasil pengujian dari seluruh peserta menggunakan metode statistik yang sesuai untuk menentukan nilai konsensus dan mengevaluasi kinerja masing-masing laboratorium.
  4. Penerbitan Laporan Individual Uji Profisiensi: Menyediakan laporan yang jelas dan komprehensif kepada setiap peserta, yang berisi perbandingan kinerja mereka dengan nilai konsensus dan laboratorium lain, serta interpretasi hasil (misalnya, melalui z-score).
  5. Menjaga Kerahasiaan Peserta: Memastikan identitas setiap laboratorium peserta tetap anonim selama proses analisis dan pelaporan.
  6. Pemberian Umpan Balik Teknis (jika diperlukan): Dalam beberapa kasus, laboratorium dapat memberikan saran atau rekomendasi terkait potensi perbaikan berdasarkan hasil uji profisiensi.
Share your love